GENERAL COUNCIL F.I.C. - Prins Bisschopsingel 22, 6211 JX Maastricht, The Netherlands  Phone: *31 (0) 43 3508373
Saturday, April 20 2019  - 11 User Online  
HOMEGUESTBOOKCONTACT USFORUM 



15.04.2019 14:56:43 16x read.
INSPIRATION
Sampaikan kritik atau penilaian yang membangun.

sampaikan kritik atau penilaian yang membangun:(Dari buku: Relasi dan Intimasi... Theo Riyanto, FIC).

Betapapun efektifnya perintah atau permintaan kita, kadang-kadang orang lain salah melakukan atau menanggapinya. Umpan balik atau kritik membangun adalah hal yang sangat mendasar untuk membantu seseorang konsekuen dengan tindakannya. Hanya dalam memberikan penilaian kita harus mendasarkan pada data yang benar dan sesuai dengan fakta, bukan asumsi atau dugaan semata.

Sering kali konsekuensi terhadap tindakan kita lebih merupakan persepsi, penilaian yang tidak tepat terhadap tindakan orang lain. Kita mungkin merasa atau mempunyai persepsi bahwa orang lain menekan kita, padahal mungkin sebaliknya karena orang lain itu memberikan perhatian kepada kita. Konsekuensi atas tindakan kita sangat terbuka akan penafsiran yang dapat membuat kritikan menjadi sesuatu yang rumit.

Pada umumnya orang tidak suka kalau dikritik. Namun memberikan kritikan membangun dengan memperhatikan perasaan orang yang kita berikan kritikan membangun, akan mengurangi rasa sakit karena kritikan tersebut. Beberapa tuntunan yang mungkin dapat membantu dalam menyampaikan suatu kritik membangun:

a. Pertimbangkan mengenai perasaannya bahwa kritikan kita adalah untuk membangkitkan. Sejauh mana kita mengenali dirinya dan juga bagaimana ia

sering mengungkapkan perasaannya. Apakah ia akan mempertahankan diri atau menolak isu yang kita sampaikan? Atau ia akan semakin tertekan dan marah karenanya?

  1. Mintalah persetujuan untuk menyampaikan kritik membangun. Daripada sekedar menebarkan isu yang tidak jelas di lingkungan sekitar, lebih baik meminta persetujuan kepadanya untuk membicarakan sesuatu. Mempersilakan orang lain menentukan waktu dan tempat untuk berbicara jika mereka sedang sibuk.

  2. Berikan kritikan membangun tepat pada waktunya. Kritikan membangun akan sangat baik jika diberikan ketika kejadian atau hal yang mau dikritik masih segar dalam ingatan atau baru saja terjadi. Kadang-kadang orang menyampaikan masukan atau kritik membangun setelah satu minggu, dua minggu, satu bulan setelah kejadian, orang sudah tidak ingat lagi atau sudah agak lupa dengan peristiwa yang terjadi. Memberikan kritikan terhadap hal yang sudah kadaluwarsa akan menyulitkan orang untuk belajar dari peristiwa dan kritikan yang diberikan kepadanya.

  1. Jelaskan bahwa yang didiskusikan adalah pendapat kita terhadap suatu peristiwa atau hal tertentu. Katakan “saya” bukan “kamu”. Saya merasa dan saya pikir, adalah pilihan kata yang tepat untuk memulai suatu kritikan membangun. Menggunakan kata kamu, akan terkesan bahwa kita menuduh atau menyalahkan pihak lain. Kita tidak pernah tahu apa yang menjadi intensi atau maksud orang lain, sebelum mereka menjelaskannya, maka hendaknya jangan menggunakan kata kamu. Daripada mengatakan, “kamu selalu terlambat dalam mengumpulkan pekerjaan” akan lebih baik ”saya merasa atau saya pikir kamu sering terlambat mengumpulkan pekerjaan”. Atau “kamu tidak adil dan marah” akan lebih baik “saya merasa sakit hati karena kamu marah dan tidak adil.”

  1. Tunjukkan bukti untuk mendukung kritikan kita. Jikalau ada fakta-fakta gunakanlah untuk mendukung kritik membangun kita. Hal ini hanya jika diperlukan untuk disampaikan, tetapi tetap mempertimbangkan perasaan yang sedang dialami.

  2. Berikan kesempatan orang lain untuk memberikan tanggapan. Berikan kesempatan orang lain untuk menjelaskan maksud atau intensi mereka yang sesungguhnya. “Itulah yang saya lihat tetapi bagaimana perasaanmu tentang itu”, mungkin menjadi kalimat yang baik untuk memulai meminta orang lain menanggapi kritikan membangun kita.

  3. Validasi perasaan mereka. Dengarkan sungguh- sungguh apa yang dikatakan dan perhatikan bahasa tubuhnya. Jika ia marah, sampaikan dengan segera permintaan maaf bahwa telah membuatnya marah atau sedih. Kita tidak perlu meminta maaf terhadap apa yang kita sampaikan tetapi meminta maaf karena menyebabkan timbulnya perasaan negatif.

Memberikan kritik bukanlah menunjukkan kesalahan. Yang penting adalah bagaimana memperbaiki kesalahan atau melakukan perubahan dimasa mendatang. Berilah juga nasihat atau bantuan bagaimana memperbaiki kesalahan atau melakukan perubahan.








^:^ : IP 3.80.224.52 : 3 ms   
BROTHERS FIC
 © 2019  http://brothers-fic.org//