GENERAL COUNCIL F.I.C. - Prins Bisschopsingel 22, 6211 JX Maastricht, The Netherlands  Phone: *31 (0) 43 3508373
Friday, June 5 2020  - 24 User Online  
HOMEGUESTBOOKCONTACT USFORUM 



03.04.2020 01:32:01 436x read.
INSPIRATION
Berbagi dan solider dengan yang lain.

Berbagi dan solider dengan yang lain

 

Sore itu cuaca cerah, langit biru dan mentari bersinar kuning keemasan. Beberapa burung hinggap di dahan beberapa pohon di taman. Aku sedang membaca buku dipinggir jendela, duduk di kursi sofa yang nyaman. Sudah beberapa halaman kubaca sejak satu jam yang lalu. Tiba-tiba mataku tertarik untuk mengamati burung di luar yang sedang mencari makanan di rerumputan. Dia berjalan kesana kemari menangkap semacam serangga kecil untuk dimakan. Kuamati beberapa menit burung itu lincah mencari makan. Kukenali burung itu ternyata yang sering hinggap di pohon walnut dekat rumah dan mencari makan berpasangan. Namun kali ini dia sendirian saja. Aku tidak tahu kemana atau ada di mana pasangannya.

 

Aku kemudian turun ke dapur dan mengambil sepotong “yam goreng” sisa untuk makan siang kami. Kumakan separuhnya dan separuhnya lagi kulempar ke rerumputan dari jendela kamarku. Tentu saja mengejutkan si burung tersebut dan dia terbang hinggap di dahan pohon cherry yang masih berada di taman rumah kami. Tidak lama kemudian dia terbang lagi dan mencari makan di rerumputan dan akhirnya menemukan “yam goreng” yang tadi kubuang. Dia mematukinya dan memakannya. Kuamati terus, dia patuk dan lompat kesana kemari. Tidak lama kemudian dia bawa sisa yam goreng yang masih ke dalam lekukan tanah, ditaruhnya yam goreng tersebut disitu dan kemudian ditutupi dengan rerumputan kering yang ada di sekitarnya. Setelah berhasil menutupinya dan mungkin dirasa aman, dia terbang ke dahan pohon walnut, lalu ke dahan pohon cherry, dan terbang lagi kea tap rumah tetangga. Kudugai dia mencari pasangannya, hinggap ke sana kemari, terbang kesana kemari, tetapi kuamati tidak menemukan pasangannya. Entah kemana pasangannya.

 

Dari apa yang kuamati tersebut membawaku pada permenungan. Burung ini sungguh berempati dan berbelaskasih, ketika dia mendapatkan makanan tidak dia makan sendiri. Dia ingat akan pasangannya, makanan disimpan dan dibagikan kepada pasangannya. Dia tidak serakah. Dia rela berbagi dari apa yang dipunyainya. Aku tersentuh dan malu pada diriku sendiri. Aku terkadang masih memusatkan pada pemenuhan kebutuhanku sendiri, tidak ingat pada sesama yang lebih membutuhkan dan tidak rela berbagi. Tidak rela berbagi lebih-lebih tentang sesuatu atau barang yang masih kuanggap bernilai dan kubutuhkan. Dan kuamati masih banyak di antara kita yang serakah menumpuk harta dan tidak berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Betapa sering karena keserakahan kita, kita menjadikan orang lain lebih menderita. Menjadikan orang lain semakin berkekurangan.

 

Aku lalu juga ingat kisah di dalam Injil yang mengisahkan seorang janda miskin yang mempersembahkan seluruh yang dimiliki dan dari kekurangannya. Betapa mulianya janda tua tersebut, mempersembahkan apa yang dimiliki dan dibutuhkannya sendiri. Aku juga ingat prinsip dari Santa Teresa dari Calcuta, “semakin banyak memberi semakin banyak menerima. Juga prinsip bahwa yang kita berikan kepada orang lain tidak harus berupa harta benda, tetapi juga perhatian, sanjungan, pujian, ungkapan terimakasih dan lain sebagainya. Aku diingatkan juga bahwa kita tidak boleh serakah, masih banyak orang lain yang membutuhkan hal yang sama yang kita punyai. Kita selalu harus ingat bahwa orang lain juga membutuhkan apa yang kita butuhkan. Segala sesuatu itu bersifat sosial.

 

Juga pada saat krisis karena corona virus ini. Sering terjadi orang-orang kaya memborong barang-barang atau makanan secara serakah, tidak mengingat orang-orang lain yang juga membutuhkan. Bahkan tidak ingat bahwa orang-orang kecil juga membutuhkan barang-barang tersebut. Entah karena kepanikan atau apapun sifat serakah selalu merugikan orang lain dan yang paling menderita dan dirugikan adalah orang-orang kecil, orang-orang miskin. Mari kita mengembangkan sikap simpati dan empati, semangat berbagi  dan solider dengan orang lain, lebih-lebih dengan mereka yang berkekurangan dan membutuhkan.

 

Salam semangat berbagi dan ingat kebutuhan orang lain,

 

Theo Riyanto








^:^ : IP 18.206.187.81 : 2 ms   
BROTHERS FIC
 © 2020  http://brothers-fic.org//