GENERAL COUNCIL F.I.C. - Prins Bisschopsingel 22, 6211 JX Maastricht, The Netherlands  Phone: *31 (0) 43 3508373
Tuesday, March 2 2021  - 2 User Online  
HOMEGUESTBOOKCONTACT USFORUM 



22.01.2021 18:29:55 79x read.
INDONESIA
Komunitas, Pengembangan Diri dan Pelayanan Kepemimpinan.

Komunitas, Pengembangan Diri dan Pelayanan Kepemimpinan.

Ketika anggota Kapitel Umum tahun 2012 memilih saya sebagai salah satu anggota Dewan Umum FIC periode 2012-2018, saya tidak dapat menghindar dan menolak, karena pada tahun 2000 saya telak menolaknya. Demi pelayanan Kongregasi yang lebih luas, dan saya Imani sebagai panggilan dan perutusan Tuhan, saya menerimanya. Tentu saja tidak mudah untuk meninggalkan Indonesia dimana saya hidup dan lama berkarya di Yayasan Pangudi Luhur sebagai pendidik.

Saya mencintai Pendidikan dan kaum muda pada umumnya. Namun, berkat doa dan dukungan para bruder, keluarga dan para sahabat, saya meninggalkan Indonesia secara ikhlas dan berniat tetap berkiprah di dunia Pendidikan dan Pembentukan secara lebih luas dengan menulis buku Pendidikan dan psikologi popular. Karena itulah sekolah tempat saya mendidik dan mengajar, saya masih dapat mendidik dan berbagi pengalaman melalui tulisan-tulisan saya.

 

Pada awal berkarya dalam bidang pelayanan kepemimpinan sebagai anggota Dewan Umum FIC tentu saja saya harus banyak belajar dan menyesuaikan diri baik dalam hidup di komunitas dan di negeri Kincir Angin. Mulai dari belajar Bahasa Inggris dan Belanda, saya juga menyesuaikan diri dengan iklim, budaya dan cara hidup yang berbeda dengan kita di Indonesia, saya juga perlu belajar manajemen kepemimpinan Kongregasi lebih-lebih dalam aspek religiusnya. Saya bersyukur bahwa saya memiliki Bruder-bruder yang terbuka dan rela berbagi sehingga saya dapat belajar dari mereka bagaimana hidup dan berkarya sebagai anggota Dewan Umum di negeri Belanda. Dalam hidup keseharian saya belajar bagaimana hidup di dalam komunitas Internasional dan juga dengan para bruder Belanda yang sebagian besar sudah pada usia sepuh. Belajar menerima perbedaan dan mengutamakan kesamaan sebagai FIC dan dalam misi dan visi yang sama, berkarya dalam pelayanan kepemimpinan dan menciptakan komunitas yang membahagiakan dan berdaya untuk melaksanakan misi, menjadi baik dan berbuat baik.

Saya bersyukur bahwa saya hidup di dalam komunitas yang sangat sehat dan kondusif baik untuk pengembangan kerohanian maupun pengembangan diri. Masing-masing berusaha berkontribusi untuk membangun komunitas dan team yang solid, sehingga saya merasa bertumbuhkembang dalam kepribadian dan kerohanian sebagai FIC dan dapat membantu tugas Pemnimpin Umum dalam melaksanakan mandate Kapitel Umum serta dalam mengusahakan kemajuan bagi Kongregasi.

 

Hidup kerohanian terjamin dengan ketertiban waktu berdoa, meditasi, rekoleksi dan retret, selain cukup banyak waktu luang untuk membaca buku-buku rohani. Hidup pribadi dan bersama berkembang dengan ketertiban waktu-waktu kebersamaan dalam makan bersama, rekreasi bersama, dan “outing” bersama. Hidup saling tergantung dan membantu sungguh saya rasakan di komunitas Emmaus dan juga di komunitas karya di kantor Dewan Umum. Walaupun tidak banyak terlibat dengan “dunia luar” atau “Gereja”, kami berusaha untuk bertumbuhkembang semakin menjadi FIC dan menunjukkan identitas kami yang mengalami kasih Tuhan dan penuh persaudaraan. Saya sendiri secara jujur sering mengatakan bahwa hidup komunitas kami seperti komunitas di komunitas para calon, yang sungguh tidak “terlalu” diatur karena kepentingan kerasulan keluar. Maklum kami semua tidak memiliki kerasulan “keluar” seperti aktivitas di sekolah atau karya lain di luar sekolah. Aktivitas keluar kami adalah berkarya di Kantor dengan durasi waktu yang dapat “diatur” sendiri, dan melaksanakan rapat-rapat, visitasi dan pertemuan-pertemuan Internasional. Saya bersyukur dapat hidup dalam komunitas yang sehat dan kondusif ini, sangat membantu saya untuk bertumbuh kembang ke arah Kristus dan semakin menjadi FIC yang bahagia.

Sesanti “to be good and to do good” bagi saya memang sangat hidup. Saya belajar untuk menjadi baik, yang mengutamakan kehadiran diri bagi Tuhan, sesama dan diri sendiri dan berbuat baik sebisa mungkin dan dengan berbagai cara yang dapat saya lakukan untuk sesama bruder maupun banyak orang. Dengan semangat hadir dan berbuat baik saya mencoba untuk mengembangkan diri sesuai dengan identitas FIC, pribadi yang disentuh oleh kasih Tuhan untuk hadir dan berbuat baik lebih-lebih kepada mereka yang miskin dan membutuhkan, yang ditandai dalam hidup bersama penuh persaudaraan dan berlidung pada Maria yang Dikandung tak bernoda. Sejauh mungkin saya dapat hadir dalam pertemuan-pertemuan bersama dengan para bruder sepuh di de Beyart maupun acara-acara ulang tahun sesama bruder di luar komunitas, menyapa dan mendengarkan mereka. Boleh dikatakan setiap seminggu sekali saya berziarah dan berdoa di Basilika Santa Maria Bintang Laut untuk bersyukur dan bermohon bersama Bunda Maria untuk kemajuan dan kesejahteraan Kongregasi, untuk para pemimpin provinsi, untuk para bruder sepuh dan sakit, serta untuk para bruder yang berkarya di daerah-daerah dan yang mungkin sedang menghdapi kesulitan. Berdoa di depan Patung Santa Maria Bitang Laut menjadi salah satu karya kerasulan doa saya.

 

Sebagai bruder pendidik dan ini merupakan salah satu ciri khas Bruder FIC, saya berusaha menjadi pendidik lewat karya buku dan social media. Saya bersyukur bahwa saya bersama PT. Kanisius Percetakan dan Penerbit “berhasil” menerbitkan 15 buku selama 8 tahun tinggal di Belanda. Melalui karya buku tersebut saya merasul sebagai pendidik dan formator. Kelas saya adalah buku dan “murid-murid” saya adalah para pembaca setia. Selain itu saya juga menggunakan sosial media utamanya FaceBook dan Web-site untuk mewartakan nilai-nilai Kristiani dan nilai-nilai Kongregasi kepada kalayak teman FaceBook dan pengunjung Web-site FIC. Saya bersyukur bahwa banyak yang membaca buku, mengikuti FaceBook saya dan mengunjungi Web-site kita. Semoga itu semua memberikan pengaruh positif dan menjadi salah satu sarana pewartaan dan pengenalan akan identitas kita sebagai Bruder FIC.

 

Dalam pelayanan kepemimpinan, sebagai anggota Dewan, tugas utama saya adalah membantu dan mendukung Pemimpin Umum dalam melaksanakan tugas dan mandat yang diberikan oleh Kapitel Umum. Kami mengusahakan untuk menjadi tim yang solid dan bertumbuhkembang demi kemajuan dan kesejahteraan Kongregasi, agar nilai-nilai yang diwariskan pada Pendiri dapat kita hidupi dengan penyesuakan penerapan sesuai dengan tanda-tanda dan perkembangan zaman, demi Kemuliaan Tuhan dan kebahagiaan sesama. Tugas dan tanggungjawab dibagi sesuai dengan kemampuan dan dilaksanakan dalam semangat gotongroyong dan persaudaraan. Semangat yang mendasari adalah semangat pelayanan dan kesiapsediaan yang penuh kerelaan.

 

Saya bersyukur dan bangga menjadi FIC. Saya berterimakasih kepada Kongregasi khususnya Provinsi Indonesia yang telah menerima dan memberikan kesempatan kepada saya untuk bertumbuhkembang menjadi FIC dalam hidup dan karya. Semoga Tuhan memberkati kita semua.

Theodorus Suwariyanto, FIC








^:^ : IP 9.9.5.1 : 2 ms   
BROTHERS FIC
 © 2021  http://brothers-fic.org//