GENERAL COUNCIL F.I.C. - Prins Bisschopsingel 22, 6211 JX Maastricht, The Netherlands  Phone: *31 (0) 43 3508373
Thursday, December 8 2022  - 1 User Online  
HOMEGUESTBOOKCONTACT USFORUM 



21.11.2022 01:42:44 89x read.
INDONESIA
Berita Provinsi FIC Indonesia (November 2022)

November 2022

 

Allah adalah kasih, marilah kita mewartakan kasih Allah. Sebagaimana dialami oleh Mgr. Ludovicus Rutten dan Br. Bernardus Hoecken, semoga kita semakin mengalami hidup dalam penyelenggaraan Ilahi dan perlindungan Bunda Maria.

Bulan November diawali dengan pengenangan arwah orang kudus dan orang beriman. Ini merupakan tradisi dalam Gereja Katolik Roma untuk merawat relasi persekutuan dengan umat beriman yang telah berpulang menghadap Allah.

Ada aneka kegiatan yang dilakukan untuk mendoakan arwah umat beriman. Di komunitas-komunitas dilakukan doa-doa bagi mereka. Juga di gereja-gereja kita. 

Pada saat melakukan doa-doa bagi arwah umat beriman, mau tidak mau kita diingatkan akan satu hal yang pasti akan dialami semua orang, yaitu kematian. Manusia tidak akan selamanya ada dan tinggal di dunia. Kematian menjadi awal memasuki kehidupan yang lain, yaitu kehidupan dalam keabadian.

Maka bagi umat beriman kristiani, khususnya umat Gereja Katolik Roma, bulan November ini bisa dihayati sebagai sapaan untuk terus konsisten mengelola hidup yang diorientasikan pada kehidupan kekal. Dalam tradisi kongregasi kita, sejak para pendiri kongregasi kita – Mgr. Ludovicus Rutten dan Br. Bernardus Hoecken – kita senantiasa diajak untuk menghayati hidup yang diorientasikan untuk memperoleh keselamatan jiwa.

Di zaman ini, zaman yang mendasarkan diri pada fakta, data, material, serta logika nalar yang bisa dibuktikan, ajakan Mgr. Rutten dan Br. Bernardus itu seringkali sudah dianggap usang. Beberapa dari kita juga bahkan mungkin sudah merasa ajakan itu sudah tidak perlu lagi dihiraukan. Yang perlu digulati dengan sekuat tenaga dan sepenuh hati adalah hanya yang terjadi di dunia ini, kini dan di tempat kita ada. 

Memang harus diakui dan dibutuhkan keteguhan hati untuk terus mengorientasikan hidup kita demi beroleh keselamatan jiwa. Segala hal yang kita gulati hari demi hari menuntut hasil yang segera dan nyata, hasil yang harus diupayakan dengan proses managerial profesional berbasis data – terukur – terencana – dengan rancangan akurasi yang tinggi. Dinamika hidup semacam itu menciutkan peran keterlibatan faktor lain dalam hidup yang dialami. Hidup yang diorientasikan demi beroleh keselamatan jiwa mengandaikan keterlibatan faktor lain, yaitu peran Allah. 

Semoga dengan mengikuti aneka kegiatan doa bagi arwah umat beriman di bulan November ini kita kembali ditolong untuk tidak mudah menepikan peran Allah yang menyelenggarakan kehidupan ini. Dunia memang lihai menyajikan kesenangan yang memuaskan hidup manusia. 

Namun bagaimanapun juga kita mesti sadar bahwa setiap dari kita akan sampai pada ujung kehidupan. Lalu kita akan memasuki dimensi kehidupan yang lain. Itulah saat kita berjumpa dengan Allah. Semoga pada saat di ujung hidup kita itu kita tidak asing dengan Allah, hanya karena ketika masih hidup kita terbiasa menepikan Allah.

Para Bruder dan Frater, berikut ini kami sampaikan beberapa informasi tentang kehidupan para Bruder dan Frater serta informasi penting lain di Provinsi Indonesia sampai pada awal November 2022 ini:

 

  1. 1.      Pertemuan Bruder Muda dan Calon di Klaten

Pada hari Sabtu – Minggu, 8 – 9 Oktober 2022 telah diselenggarakan pertemuan antara Bruder Muda dan para Novis serta Postulan. Pertemuan diselenggarakan di Klaten, di Kompleks SMK PL Leonardo. Para frater novis lanjutan tidak bisa mengikuti pertemuan ini karena mereka sedang menjalani masa stage di Kalimantan.

Pertemuan ini merupakan agenda rutin tahunan di provinsi kita. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini jalinan keakraban antara para bruder muda dan para novis serta postulan terawat dengan baik. Hal ini perlu sebagai upaya untuk merawat mutu hidup persaudaraan kita.

Dinamika kegiatan pada Sabtu sore hingga malam adalah perkenalan dan keakraban. Para bruder dan frater saling memperkenalkan diri. Malam setelah makan malam acara keakraban diisi dengan saling menampilkan atraksi dari postulan, novis kanonik, dan regio bruder muda. Br. Stefanus Agus Faisal dan Br. Ignasius Andri Pratomo memandu acara keakraban ini.

Minggu pagi diawali dengan olah raga bersama. Para bruder dan frater bermain sepak bola di lapangan SMK PL Leonardo. Setelah sarapan para bruder dan frater mendapat masukan dari Br. Wensislaus Parut tentang aspek hukum dalam penghayatan hidup bakti sebagai FIC. 

Setelah masukan dari Br. Wensislaus para bruder dan frater mendapat peneguhan dari Br. F.A. Dwiyatno selaku Pemimpin Provinsi. Kegiatan temu Bruder Muda dan Frater ini ditutup dengan perayaan ekaristi. Semoga persaudaraan kita sebagai FIC terus tumbuh dan berkembang. 

 

  1. 2.      Pemimpin Lokal baru

Pada Selasa, 25 Oktober 2022 Br. F.A. Dwiyatno melantik Br. Yustinus Juadi sebagai Pemimpin Lokal untuk Komunitas Tanjung. Br. Yustinus Juadi akan menjalani masa jabatan sebagai Pemimpin Lokal untuk periode 2022 – 2025.

Keesokan harinya, pada hari Rabu, 26 Oktober 2022 Br. F.A. Dwiyatno juga melantik Br. Tomas Tefa sebagai Pemimpin Lokal dan Br. Yohanes Leonardus Paryoto sebagai Penasihat Pemimpin Lokal untuk Komunitas St. Bernardus Ketapang. Kedua bruder ini akan menjalani tugas kepemimpinan untuk masa bakti 2022 – 2025.

Kita ucapkan terimakasih kepada Br. Valentinus Naryo dan Br. Zakharias Puji Lestariyo yang telah menjalankan tugas kepemimpinan komunitas untuk masa tugas sebelumnya. Semoga dengan adanya kepemimpinan baru ini kehidupan persekutuan kita dapat terkelola dengan semakin baik.

 

  1. 3.      Rekoleksi bruder YPL di Muntilan dan Ketapang

Pada hari Minggu, 30 Oktober 2022 untuk yang terakhir kalinya diselenggarakan rekoleksi bagi para bruder yang berkarya di Yayasan Pangudi Luhur (YPL). Rekoleksi ini dihadiri oleh para bruder dari komunitas Yogyakarta, Sedayu, Boro, dan Muntilan. Rekoleksi diselenggarakan di aula SMK PL Muntilan.

Setelah doa pembuka yang dipimpin oleh Br. Albertus Suwarto, Br. F.A. Dwiyatno selaku Pemimpin Provinsi menyampaikan pengantar rekoleksi. Kemudian dilanjutkan dengan sharing para bruder dalam mewujudkan semangat Allah adalah kasih dalam melakukan kerasulan di unit kerasulan para bruder masing-masing. 

Sharing pengalaman ini dipandu oleh Br. Martin T. Handoko. Setelah para bruder mensharingkan pengalamannya, Br. Martin memberi beberapa penegasan. Kita bersyukur karena dengan mendengarkan sharing dari para bruder itu kita menyadari bahwa para bruder sungguh-sungguh berusaha untuk mewujudkan spiritualitas Allah adalah kasih dalam kerasulannya.

Setelah sharing pengalaman Br. Albertus Suwarto memaparkan beberapa informasi aktual di YPL khususnya untuk unit kerasulan di YPL Perwakilan Muntilan dan Yogyakarta. Salah satu hal yang disampaikan adalah tentang perlunya memerhatikan pemanfaatan dana BOS. Diharapkan para bruder dapat memanfaatkan dana BOS di unit kerasulannya masing-masing dengan baik. Pemanfaatan dana BOS yang baik akan sangat meringankan beban finansial yayasan.

Selepas istirahat para bruder diberi kesempatan untuk menyampaikan informasi aktual dan tanya jawab. Para bruder menyampaikan kondisi-kondisi aktual yang terjadi di unit kerasulan mereka. Bahan yang disampaikan dalam sesi ini antara lain terkait dengan pengelolaan kasus siswa di sekolah dan masalah pengelolaan anggaran. 

Pertemuan para bruder yang berkarya di Yayasan Pangudi Luhur perwakilan Ketapang dilakukan pada tanggal 28 Oktober di Ketapang. Pertemuan dipandu oleh Br. Simon Andrus Briyanto. Pertemuan dilakukan setelah pertemuan pembekalan petugas keuangan sekolah dan asrama YPL Perwakilan Ketapang.

 

  1. 4.      Doa arwah bersama di Kerkhof Ambarawa

Pada hari Selasa, 2 November 2022 para bruder dari beberapa komunitas mengadakan doa bersama di kerkhof Ambarawa. Doa bersama dalam perayaan ekaristi ini dipimpin oleh P. Abdi Pranoto SJ. Doa bersama ini untuk mengenang arwah para bruder dan keluarga serta kerabat para bruder yang telah meninggal. Ini merupakan kegiatan rutin tahunan untuk mengenang dan mendoakan arwah orang beriman yang diselenggarakan di kerkhof Ambarawa. 

Dalam doa bersama itu hadir para bruder dari Komunitas Randusari, Candi – Wisma Bernardus, Ambarawa, RR. Syalom, Salatiga, dan Surakarta. Br. Valentinus Daru Setiaji yang sedang menjalani cuti juga ikut bergabung dalam doa bersama itu. 

Dalam doa untuk mengenang arwah orang beriman ini kita disadarkan tentang hakikat hidup kita sebagai orang beriman. Kita disadarkan pentingnya  mengelola hidup yang diorientasikan untuk beroleh keselamatan jiwa. Doa bersama ini juga merupakan ungkapan kasih dan kesatuan kita dalam persekutuan bersama para bruder yang telah memasuki keabadian.

Setelah doa bersama di kerkhof dilanjutkan dengan makan siang bersama di bruderan Ambarawa. Kita berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi upaya kita untuk merawat hidup dan panggilan kita.

 

  1. 5.      Pertemuan pemerhati kebun dan ternak

Pada hari Sabtu-Minggu, 5 – 6 November 2022 diselenggarakan pertemuan para bruder pemerhati kebun dan ternak komunitas. Pertemuan ini diselenggarakan oleh Komisi Penasihat Pengeloaan Aset (KPPA) Provinsi Indonesia. Pertemuan diadakan di Komunitas St. Josef Pekerja Candi, Don Bosko, Semarang. 

Para bruder dari berbagai komunitas di Jawa dan Yogyakarta hadir dalam pertemuan ini. Selain itu pertemuan ini juga mengundang pengurus Yayasan Budi Mulya Semarang (YBMS). Diharapkan materi pertemuan ini bisa memberi inspirasi bagi YBMS dalam merancang program pendampingan bagi masyarakat.

Pada Sabtu sore hingga malam para bruder diajak untuk menyadari lagi nilai-nilai dan keprihatinan yang diserukan dalam dokumen Laudato Si. Pendalaman ini dipandu oleh Br. Michael Sidharta Susila. 

Salah satu hal yang diserukan oleh dokumen Laudato Si adalah ajakan untuk menempatkan segala hal di dunia ini sebagai subyek. Bila ini terjadi artinya manusia tidak menjadikan dirinya sebagai pusat, dan segala hal di luar dirinya adalah obyek yang bisa dieksploitasi demi kepentingannya sendiri. Keberpihakan pada alam dan keteguhan merawat alam ciptaan hanya mungkin bila manusia bisa menempatkan segala hal di luar dirinya sebagai subyek yang pantas dihargai dan dimartabatkan. Dengan sikap dasar seperti itulah maka akan muncul kesadaran spontan untuk merawat alam dan lingkungan.

Pada Sabtu malam para bruder diajak untuk belajar tentang pengelolaan kebun dan ternak yang terprogram dan terencana. Materi ini disampaikan oleh Br. Heribertus Sumardjo. Dari pertemuan ini para bruder diajak untuk menyadari perlunya membuat perencanaan yang baik sebelum memulai pengelolaan kebun dan ternak. Dengan perencanaan yang baik maka pengelolaan kebun dan ternak bisa lebih produktif. 

Kita menyadari pentingnya mengelola kebun dan ternak. Banyak lahan yang kita miliki yang bisa kita manfaatkan dengan baik untuk pengembangan kebun dan ternak. Bila pengelolaannya baik maka pasti akan memberi sumbangan yang baik pula bagi kongregasi kita. 

Pada Minggu pagi para bruder diajak untuk belajar tentang ekoenzym. Pertemuan dipandu oleh Sr. Agata Titi BKK dan Ibu Esti Anggoro dari paroki Bongsari Semarang. Ibu Esti Anggoro adalah penggiat ekoenzym dan gerakan peduli penyelamatan alam. 

Dari kedua pembicara itu para bruder dibantu untuk mengenal tentang ekoenzym, tentang manfaat dan cara pembuatannya. Sebenarnya telah beberapa lama gerakan ekoenzym ini digulirkan. Beberapa kelompok sudah mengembangkan ekoenzym untuk berbagai kepentingan. Ekoenzym sangat bagus untuk pengelolaan alam lingkungan. Bahkan ekoenzym juga bisa digunakan untuk perawatan kesehatan manusia. 

Dari pertemuan ini para bruder disadarkan bahwa ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mensyukuri kehidupan ini dengan melakukan berbagai kreativitas. Juga, untuk pemanfaatan aset dalam bentuk melakukan kegiatan pemanfaatan kebun atau beternak tidak harus menggunakan biaya yang besar. Kegiatan-kegiatan semacam itu bisa dilakukan mulai dari skala kecil. 

Kalau kreativitas itu dilakukan dengan cermat, tekun, setia, dipersiapkan dengan baik, serta dilakukan bukan semata-mata untuk kesenangan pribadi, maka pasti akan memberi sumbangan yang berarti bagi kehidupan kita. Tentu manfaat yang paling utama adalah bagi bruder yang bersangkutan. Bahkan tidak mustahil kegiatan semacam itu bisa menjadi sumber penghasilan bagi finansial kongregasi. Semoga para bruder tergerak untuk melakukan berbagai kreativitas dalam memanfaatkan kebun dan pekarangan kita, mulai dari hal-hal kecil yang tentu juga membutuhkan biaya yang kecil juga.

 

  1. 6.      Pendalaman dan retret Medior

Pada hari Minggu, 6 November 2022 sampai Senin, 14 November 2022 diselenggarakan pendalaman dan retret gelombang ketiga untuk para bruder medior. Mulai Minggu sore sampai Senin siang (6 – 7 November 2022) para bruder diajak untuk mendalami pentingnya menghayati hidup religius dengan menaati hukum kongregasi dan memerhatikan pengelolaan aset kongregasi. Pendalaman dipandu oleh Br. Anton Karyadi dan Br. Michael Sidharta Susila. 

Pada Senin sore, 7 November 2022 dimulai retret gelombang ketiga. Pendamping retret adalah P. Ignatius Budiono, OCarm. Beliau adalah dosen Kitab Suci dari Malang. Karena itu materi retret banyak diperkaya dengan pendalaman teks-teks Kitab Suci. 

Penyampaian materi retret menjadi amat menarik karena pendamping yang ahli kitab suci itu juga menyampaikan hal-hal unik dari teks-teks kitab suci yang dikutip. Penyampaian materi menjadi amat menarik dan mendalam karena P. Ignatius Budiono, OCarm telah menghayati dan mendalami teks-teks kitab suci yang dikutip. Apalagi materi-materi itu disampaikan secara rileks dan bertabur humor segar.

Ada tujuh tema yang ditawarkan untuk didalami para bruder. Ketujuh tema tersebut adalah: Hening, Doa dan Mengolah Hati; Menjadi Manusia Syukur; Pedagogi Syukur; Syukur atas Para Saudara; Membangun Persekutuan yang Erat; Belajar Mengikuti Jalan-jalan Tuhan; dan Menegaskan Kembali Ikatan Perjanjian Kita.

Para bruder merasa sangat terbantu dengan materi-materi retret yang ditawarkan oleh P. Ignatius Budiono, OCarm. Penyampaian materi yang juga lahir dari penghayatan dan perenungan yang mendalam sangat mendayai para peserta retret. 

Pada pengalaman ini para bruder belajar pentingnya proses pendalaman hidup yang konsisten dan berkesinambungan. Hanya dengan proses semacam itu maka apa yang diajarkan dan diwartakan akan mendayai kehidupan di sekitarnya. 

Semoga para bruder tidak hanya mengalami kekaguman, hiburan rohani, dan pencerahan selama mengikuti retret ini. Kita berharap dengan belajar dari cara P. Ignatius Budiono, OCarm menghadirkan diri maka para bruder juga tergerak untuk semakin peduli pada pendalaman hidup dari apa saja yang telah dipelajari dan yang akan diajarkan atau diwartakan.

 

  1. 7.      Br. Ivo menjalani cuti

Setelah melakukan perjalanan panjang dari Malawi, pada hari Jumat, 21 Oktober 2022 Br. Ivo Heatubun tiba di Jakarta. Rute perjalanan panjang yang dilalui oleh Br. Ivo adalah mulai dari Malawi, Addis Ababa – Ethiopia, Bangkok, dan terakhir di Jakarta. Perjalanan panjang itu dijalani dengan menggunakan maskapai Ethiopia Airlines. Setelah tiba di Jakarta, Br. Ivo beristirahat sejenak di Komunitas Kembangan.

Tanggal 25 Oktober 2022 Br. Ivo menuju Semarang dengan kereta. Untuk cuti kali ini Br. Ivo hanya menggunakan waktu satu bulan. Selama masa cuti ini Br. Ivo pertama-tama ingin membarui paspornya. 

Urusan pembaruan paspor dilakukan di Surakarta. Untuk kelengkapan pembaruan paspor ini Br. Ivo harus mengupayakan Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan akte kelahiran. Syukurlah ibu Wanti dari Kantor YPL Perwakilan Surakarta dapat menolong Br. Ivo untuk proses pembaruan paspor ini. 

Pembaruan Paspor selesai pada hari Senin, 7 November 2022. Pada hari Selasa, 8 November 2022 Br. Ivo mulai perjalanan ke Kei, Maluku untuk mengunjungi keluarganya. Setelah kurang lebih dua minggu di Kei, Br. Ivo akan kembali ke Malawi. Beliau akan berangkat dari Kei, Maluku langsung ke Jakarta, dan menuju Malawi. Semoga Br. Ivo dapat menjalani masa cutinya dengan bahagia dan bermakna.

 

  1. 8.      Br. Valent Daru menjalani cuti

Sejak efektif menjalani tugas sebagai anggota Dewan Umum di awal tahun 2019 Br. Valentinus Daru Setiaji belum pernah menjalani masa cutinya. Pandemi Covid beberapa tahun yang lalu memang menyulitkan Br. Valent Daru untuk menjalani masa cutinya.

Pada tahun ini Br. Valentinus Daru Setiaji mengambil kesempatan cuti tersebut selama enam minggu. Br. Valent berangkat dari Belanda pada tanggal 22 Oktober 2022. Pada hari Minggu, 23 Oktober 2022 Br. Valent Daru sudah tiba di Surakarta. 

Selama menjalani cuti ini Br. Valent akan banyak tinggal bersama keluarga di Surakarta. Agenda lainnya adalah pembaruan paspor yang akan habis masa berlakunya pada bulan Juni 2023. Tentu masih ada beberapa agenda lain yang akan dilakukan oleh Br. Valent selama menjalani cuti ini.

Direncanakan pada tanggal 7 Desember 2022 Br. Valent akan kembali ke Belanda. Beliau akan berangkat dari bandara Surakarta menuju Belanda. Tanggal 8 Desember 2022 Br. Valent sudah akan kembali tiba di Amsterdam, Belanda. Semoga Br. Valent Daru mengalami kesegaran dan kebermaknaan dalam menjalani masa cuti ini.

 

  1. 9.      Br. Ignatius Ngadiso menjalani rawat inap

Pada hari Senin, 10 Oktober 2022, Br. Ignatius Ngadisa mulai masuk RS. Elisabeth untuk persiapan terapi operasi pengambilan batu empedu. Telah cukup lama Br. Ignatius mengalami perasaan tidak nyaman dengan perutnya. Itu disebabkan karena adanya batu empedu.

Tindakan operatif pengambilan batu empedu dilakukan pada hari Rabu siang, 12 Oktober 2022. Operasi berjalan baik dan berhasil. Setelah tindakan operatif itu Br. Ignatius masih harus menjalani program pemulihan di RS. Elisabeth.

Pada hari Minggu, 23 Oktober 2022 Br. Ignatius sudah diijinkan meninggalkan rumah sakit. Semoga selanjutnya Br. Ignatius mengalami kesehatan yang baik.

 

  1. 10.  Br. Fransiskus Saptono menjalani rawat inap

Pada hari Selasa, 25 Oktober 2022 petang, Br. Teguh Supono – Pemimpin Lokal Komunitas Sukaraja – mengabarkan bahwa telah beberapa hari kondisi kesehatan Br. Fransiskus Saptono tidak bagus. Suhu tubuhnya cenderung tinggi, sering terasa mual dan ingin muntah. Maka sore itu Br. Fransiskus Saptono diperiksakan di Klinik Rawat Inap di Sukaraja. Petang itu Br. Saptono mulai menjalani rawat inap.

Dari hasil pemeriksaan laboratorium darah yang dilakukan pada hari Rabu, 26 Oktober 2022 menunjukkan bahwa terjadi penurunan jumlah trombosit darah Br. Saptono, yaitu pada nilai 107, padahal nilai normal jumlah trombosit adalah dalam rentang antara 150 – 450. Penurunan jumlah trombosit inilah yang menyebabkan kondisi tubuh Br. Saptono tidak bagus, suhu tubuhnya meninggi dan terasa mual muntah.

Selanjutnya Br. Saptono menjalani perawatan di RS. Charitas Belitang. Di RS. Charitas Belitang itu Br. Saptono mendapat perawatan yang lebih baik untuk proses pemulihan kesehatannya.

Pada tanggal 2 November 2022 Br. Saptono sudah diijinkan meninggalkan rumah sakit dan kembali ke Komunitas Sukaraja. Semoga kondisi kesehatan Br. Saptono segera pulih dan dapat melakukan pelayanan serta kerasulan dengan baik seperti semula.

 

  1. 11.  Ibu Lestari menghadap Allah

Pada hari Selasa, 25 Oktober 2022 petang, Br. Zakharias Puji Lestariyo mengabarkan bahwa kakaknya, yaitu Ibu Lestari yang tinggal di Muntilan mendapat perawatan di RSUD. Muntilan. Kondisi kesehatan Ibu Lestari kurang bagus. Maka Br. Zakharias Puji Lestariyo memohon dukungan doa dari para bruder untuk Ibu Lestari.

Meski telah mendapat perawatan di RSUD. Muntilan, Allah berkehendak agar Ibu Lestari mencukupkan pengabdian hidupnya di dunia ini. Pada hari Rabu, 26 Oktober 2022 pagi Allah memanggil pulang Ibu Lestari ke keabadian. 

Pemakaman dilakukan hari itu juga. Para bruder dan frater dari Komunitas Muntilan ikut melayat ke rumah duka. Semoga Ibu Lestari kini mengalami kebahagiaan surgawi. Semoga keluarga yang ditinggalkan juga mendapat anugerah ketabahan dan kesanggupan untuk terus melanjutkan pengabdian kepada Allah di dunia ini.

 

  1. 12.      Bp. F.X. Mulya Widadi menghadap Allah

Pada hari Minggu pagi, 30 Oktober 2022 Allah memanggil Bp. Fransiskus Xaverius MulyaWidadi Dalim. Almarhum adalah ayah dari Br. Antonius Iswanto. Berita berpulangnya Bp. F.X. Mulya Widadi sempat mengejutkan sejumlah bruder. Sebab, selama ini tidak terdengar kabar bahwa ayah dari Br. Iswanto ini sedang dalam keadaan sakit. Memang almarhum telah lama mengalami kondisi jantung yang melemah. 

Berita wafatnya Bp. F.X. Mulya Widadi ini segera dikabarkan ke Br. Iswanto yang saat ini bertugas di Tumbangtiti, Kalimantan Barat. Syukurlah pada hari Minggu pagi itu Br. Iswanto masih ada di Ketapang, Kalimantan Barat. Beberapa hari sebelumnya Br. Iswanto mengikuti pembinaan dari Kantor YPL Pusat di Ketapang.

Maka pagi itu Br. Iswanto segera mengupayakan tiket perjalanan pulang ke Muntilan. Syukurlah Br. Iswanto mendapatkan tiket perjalanan pulang dengan pesawat dengan rute Ketapang – Pontianak – Yogyakarta. Pada pk. 17.00 Br. Iswanto sudah mendarat di Bandara International Yogyakarta. 

Upacara pemberkatan jenazah dilakukan pada hari Minggu pagi. Pemakaman dilakukan pada hari Senin, 31 Oktober 2022. Semoga Bp. F.X. Mulya Widadi mengalami kebahagiaan surgawi. Semoga keluarga yang ditinggalkan juga mengalami keteguhan dan kesanggupan untuk melanjutkan penziarahan hidup ini.

 

Para Bruder dan Frater yang terkasih, demikian Surat Edaran kami pada bulan November 2022. Marilah kita tetap menjaga kesehatan pribadi maupun dalam komunitas. Berkah Dalem.

 

                                              Salam dan doa,

                                    atas nama  Dewan Provinsi 

 

                                      BrF. A. Dwiyatno, FIC

                                           Pemimpin Provinsi

 








^:^ : IP 9.9.7.1 : 1 ms   
BROTHERS FIC
 © 2022  http://brothers-fic.org//